banner 728x250
DAERAH  

Menag RI Resmikan Gerakan Penghijauan di Ponpes As’adiyah Sengkang, 900 Bibit Pohon Ditanam

banner 120x600
banner 468x60

WAJO, Kompasterkini– Menteri Agama Republik Indonesia Prof. KH. Nasaruddin Umar meresmikan Gerakan Penghijauan di Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang, Kabupaten Wajo, Selasa (28/7/2026). Pada kegiatan bertema “Hijaukan Bumi, Selamatkan Generasi” tersebut, sebanyak 900 bibit pohon disiapkan untuk menghijaukan kawasan pesantren sebagai bagian dari implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama.

Gerakan penghijauan ini merupakan hasil kolaborasi Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang dengan Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Sebanyak 500 bibit pohon berasal dari Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., sementara 400 bibit lainnya merupakan bantuan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Wajo.

banner 325x300

Penanaman pohon secara simbolis dilakukan Menteri Agama didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo, pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah, serta perwakilan Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata implementasi Ekoteologi yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukan sekadar tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari ibadah. Melalui gerakan Ekoteologi, kita ingin membangun kesadaran bahwa merawat alam adalah bentuk syukur atas nikmat Allah SWT. Pesantren harus menjadi teladan dalam menghadirkan lingkungan yang hijau, bersih, dan lestari,” ujarnya.

Menurut Ali Yafid, keterlibatan dunia usaha melalui program CSR menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan keagamaan diharapkan terus diperkuat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Selain memperindah kawasan pesantren, program penghijauan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para santri untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini. Dengan penanaman sekitar 900 bibit pohon, Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang diharapkan menjadi lingkungan pendidikan yang semakin hijau, asri, dan nyaman.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, gerakan penghijauan ini diharapkan menjadi contoh nyata implementasi Ekoteologi serta menginspirasi berbagai lembaga pendidikan keagamaan untuk turut berperan aktif dalam menjaga keseimbangan alam demi masa depan generasi yang lebih baik.(*) mirwan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *