MAKASSAR. Kompasterkini– Upaya penanganan persoalan sampah di Kota Makassar terus digencarkan dari tingkat kelurahan. Lurah Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar menerima kunjungan silaturahmi dari Owner Ha’dado Go Green didampingi Ketua Nurchalisah Zaidin,S.Pd dan Sekretaris Yayasannya dalam rangka penjajakan kerja sama pengelolaan sampah daur ulang, Rabu (24/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dengan secangkir kopi di Kelurahan tersebut membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) terkait penanganan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Mochammad Virgiawan Rhamadhanis, S.STP Lurah Bunga Ejaya menyambut baik inisiatif yang ditawarkan Ha’dado Go Green. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan dengan pelaku usaha lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ha’dado Go Green. Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri. Perlu kolaborasi. Kami berharap MOU ini bisa segera terealisasi agar sampah di Bunga Ejaya bisa lebih bernilai dan terkelola,” ujar Mochammad.
Sementara itu, Owner Ha’dado Go Green menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada edukasi pemilahan sampah dari sumbernya serta mendaur ulang sampah anorganik menjadi produk yang bernilai ekonomi.
“Kami ingin menjadikan Kelurahan Bunga Ejaya sebagai pilot project bank sampah dan daur ulang kreatif di Bontoala. Sampah plastik, kardus, dan botol warga bisa kami tampung dan olah, sehingga bisa menambah penghasilan warga sekaligus membuat lingkungan lebih bersih,” jelasnya.
Melalui MOU ini, nantinya akan dibentuk program pemilahan sampah rumah tangga, pelatihan bank sampah untuk warga, dan sistem penjemputan sampah daur ulang terjadwal.
Pertemuan silaturahmi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti kerja sama tersebut ke tahap penandatanganan MOU resmi.(Hasanuddin)




