Tanjung Alor.kompasterkini— Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, menerima audiensi jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (10/9/2026) malam.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah gagasan mengemuka, terutama terkait penguatan peran pers dalam mengawal pembangunan sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
Dalam audiensi tersebut, rombongan PWI Sulsel juga menyampaikan rencana pengukuhan Pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Hotel Claro Makassar.
Gubernur Zainal menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, pemerintah dan media memiliki ruang kolaborasi yang luas untuk menghadirkan informasi yang mendidik, berkualitas, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap berbagai program pembangunan.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Melalui karya jurnalistik yang profesional, objektif, dan membangun, setiap informasi mengenai progres pembangunan dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat,” ujar Zainal.
Mantan Wakapolda Kaltara itu menegaskan, media massa memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Pemberitaan yang presisi, berimbang, dan bertanggung jawab, kata dia, dapat menumbuhkan optimisme sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Zainal juga mengajak insan media untuk terus membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan saling menghormati. Ia menilai kemitraan antara pemerintah dan pers tidak semata-mata bersifat kelembagaan, tetapi merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Rombongan PWI Sulsel dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel, Dr. H. M. Dahlan Abubakar, M.Hum. Dahlan merupakan wartawan senior dan Tokoh Pers versi Dewan Pers serta mantan Pemimpin Redaksi Harian Pedoman Rakyat Makassar.
Saat ini, Dahlan juga memimpin media online Pedomanrakyat.co.id. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia dikenal sebagai penulis produktif dengan lebih dari 100 karya buku serta memiliki rekam jejak panjang dalam bidang kepenulisan dan literasi.
Ketua PWI Sulsel, Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, yang juga menjabat Staf Ahli Menteri Pertanian Amran Sulaiman, berhalangan hadir. Ia diwakili Bendahara PWI Sulsel, James Wehantouw, yang juga menjabat Direktur Utama PT Pedoman Rakyat Utama.
Turut hadir Muh. Thalib Ramadhan (Ramzi), anggota Dewan Redaksi sekaligus Manajer Iklan Media Online Pedomanrakyat.co.id.
Dalam dialog tersebut, rombongan PWI Sulsel dan Gubernur Kaltara turut membahas berbagai tantangan yang dihadapi media di era digital, penguatan budaya literasi, serta pentingnya menjaga kualitas dan akurasi informasi di tengah derasnya arus digitalisasi.
Pertemuan itu sekaligus menegaskan pentingnya membangun ekosistem informasi yang sehat. Pemerintah membutuhkan media sebagai sarana penyampaian informasi publik, sementara pers menjalankan fungsi kontrol sosial serta memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang jujur, akurat, dan berimbang.
Silaturahmi di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pandangan bersama bahwa pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mendorong pembangunan.
Dengan menjunjung profesionalisme, kualitas jurnalistik, budaya literasi, dan semangat kolaborasi, pemerintah dan insan pers diharapkan dapat terus menghadirkan informasi yang mencerahkan sekaligus memperkuat persatuan dan kepercayaan publik.
Menutup pertemuan, Gubernur Zainal yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1982 menyampaikan salam hangat kepada Ketua PWI Sulsel Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, serta seluruh jajaran pengurus PWI Sulsel yang akan dikukuhkan pada 17 Oktober 2026.
Pengukuhan tersebut dijadwalkan dilakukan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Makassar.






